Mengenal Fungal Acne Dan Tips Mengatasinya

by - Oktober 29, 2020

Di artikel kali ini sesuai judulnya gue akan membahas salah satu masalah kulit yang sekarang jadi trend di kalangan anak tik tok dan juga di media sosial. Gue akan membahas masalah Fungal Acne, seperti yang kalian tahu wabah si Fungal Acne ini cukup populer belakangan ini sampai hampir di setiap sosial media yang gue sambangi selalu membahas masalah ini. Mari kita cari tahu sebenarnya Fungal Acne itu apa dan juga apa yang jadi penyebab masalah Fungal Acne. Let's read till the end 😁.

fungal acne adalah

Jadi, gue mau disclaimer terlebih dahulu bahwa gue bukan lah pakar atau pun ahli dalam permasalahan ini. Namun artikel ini berdasarkan apa yang sudah gue research terlebih dahulu dan akan gue kutip sumber muasal informasi yang gue dapatkan pada artikel ini. Selain itu ini juga berdasarkan pengalaman pribadi yang sudah gue alami sendiri. Apabila masih terdapat kata-kata atau kalimat yang kurang berkenan mohon di maafkan πŸ˜‰. Gue hanya akan menjelaskan secara garis besarnya saja dan juga tidak akan membahas produk skincare disini hehe, So, Let's we started.

FUNGAL ACNE

Jadi seperti yang kalian tahu bahwa si Fungal Acne ini sering sekali di salah artikan sebagai jerawat, padahal si Fungal Acne ini sendiri bukan lah jerawat. Lah terus apa dong ? Jadi Si Fungal Acne ini nama aslinya adalah "Malassezia Folliculitis" keren kan namanya. Malassezia Folliculitis ini sendiri adalah kondisi dimana kulit terdapat jerawat kecil-kecil yang mirip seperti jerawat namun bukan jerawat, seringkali di sertai rasa gatal terutama di bagian area muka T-zone (jidat, hidung, dagu), bahu, dada dan punggung. 

fungal acne

Penyebab dari si Fungal Acne a.k.a Malassezia Folliculitis ini sendiri di sebabkan oleh jamur dan bukan bakteri seperti penyebab jerawat namun sering kali disalah artikan oleh beberapa orang sebagai jerawat karena bentuknya yang mirip. Fungal Acne ini sendiri ada karena disebabkan oleh jamur yang sebenarnya terdapat pada semua orang. Namun sering kali tidak begitu disadari dikarenakan bentuknya yang mirip dengan jerawat. Jamur yang menyebabkan Fungal Acne ini adalah jamur Malassezia dengan berbagai macam tipe namun yang sering kali sering menyebabkan terjadinya adalah jamur Malassezia Globosa dan Malassezia Fur Fur. Selain Fungal Acne kedua tipe jamur ini juga banyak menyebabkan beberapa masalah pada kulit seperti ketombe dan psioriasis. 

PEMICU TERJADI FUNGAL ACNE

Seperti yang sudah gue jelasin di atas kalau si Malassezia Folliculitis a.k.a Fungal Acne ini terjadi akibat adanya jamur yang berkembang dan tumbuh menjadi banyak di area kulit, khususnya di area yang dekat dengan folikel rambut. Banyak faktor pemicu mengapa Fungal Acne terjadi, salah satunya adalah karena tingkat kelembaban udara dan juga cuaca yang panas.


Saat kadar jamur meningkat dan menginfeksi kulit yang dekat dengan folikel rambut biasanya akan muncul bintik-bintik yang menyerupai jerawat. Untuk di negara seperti di Indonesia menurut gue permasalahan ini cukup banyak ditemukan mengingat Indonesia adalah negara tropis. Sehingga apabila cuaca yang panas dan udara yang lembab dapat menyebabkan tubuh menjadi berkeringat dan menyebabkan timbulnya Fungal Acne.

CIRI-CIRI FUNGAL ACNE

Seperti yang sudah gue jelaskan di atas bahwa saat udara panas dan juga lembab, fungal acne biasanya langsung muncul dan ditemukan di area yang dekat dengan folikel rambut seperti dahi, belakang punggung dan dada. Saat ini muncul biasanya akan langsung di tandai dengan kondisi yang mirip seperti jerawat yang bernanah, terasa gatal dan langsung muncul peradangan di kulit. Biasanya saat fungal acne mulai terjadi akan langsung muncul secara keroyokan alias banyak gitu dan bentuknya mirip-mirip seperti whiteheads. 

ciri-ciri fungal acne
Source : Google

Untuk gue pribadi sih yang paling ganggu adalah rasa GATAL nya yang ngga tertahankan sumpah gatel banget, karena paling parah itu adalah area jidat gue jadi kadang merah banget jidat gue dikarenakan gue ngga tahan dengan rasa gatalnya. Sebenernya ini sih yang membedakan antara jerawat dengan Fungal Acne yaitu dengan ditandai rasa gatal di area yang terinfeksi sedangkan untuk jerawat sendiri tidak timbul rasa gatal.

A LITLLE STORY . . .

As you know this fungal acne it's so hard to get rid, seriously so hard. Cerita dikit yah (ngga dikit sih pasti hehe) soal Fungal Acne yang gue alami sendiri. Jadi saat gue bikin My Acne Story gue menjelaskan bahwa gue mulai kena jerawat karena ketidakcocokan gue terhadap satu base product make-up. Namun ternyata gue baru sadar mengapa jerawat gue ngga sembuh-sembuh dari tahun ke tahun dikarenakan gue punya Fungal Acne. Faktor utamanya adalah karena tempat tinggal gue yang nomaden a.k.a berpindah-pindah, seperti yang gue jelaskan kondisi udara mempengaruhi dan juga kebersihan lingkungan juga amat sangat mempengaruhi dan gue yang tempat tinggalnya selalu berpindah pastinya akan selalu mengalami hal ini. Saat gue mulai pindah (lagi) di tahun 2016 ke tempat kos an yang beda wilayah, yah tiba-tiba aja wabah pandemi jerawat gue berhamburan, kayanya sih itu bercampur padu dari breakout dan juga fungal acne. Karena pas di tahun-tahun sebelumnya gue tuh sama sekali ngga punya permasalahan yang berarti dengan jerawat (shombong aku tuh πŸ˜‚), seriusan ngga ada gaes. Lalu setelah pindah kos-kos an ke wilayah jakarta yang beda bagian, yah begini hasilnya menyedihkan huhu. Pas pandemi covid-19 ini muncul, mulai banyak banget berseliweran orang-orang yang share akan masalah ini dan ada salah satu youtuber dari indo(aku lupa yang mana) share masalah jerawat nya dan dia bilang salah satu faktor yang menyebabkan tidak kunjung redanya jerawat disebabkan karena tempat tinggal yang tidak tetap, YHA ITU AKU KHAK hehe. Kalau Gue tetap menganggap ini sebagai jerawat yah di mata gue, yha karena menurut gue hampir sama HANYA berbeda faktor sebabnya. Soalnya kan Fungal Acne ini kan juga bisa di treatment dengan menggunakan skincare walaupun tergolong tidak mudah dan sama hal nya seperti jerawat pada umumnya, ada yang mudah dan sulit juga untuk di healing. 

penyebab fungal acne
Start from april 2020 until now πŸ˜‘

Di tahun 2020 ini gue sempet share di instagram gue soal pandemi jerawat yang gue alami, monggo dicek kak dan di follow juga boleh hehe di @karinaherdani dan sekarang mulai sedikit membaik sih walau masih cukup syulit untuk healing dan juga memudarkan noda bekas hitamnya. Untuk foto yang sudah rada membaiknya bisa lihat artikel gue soal review scarlett serum hehe.


TIPS MENGATASI FUNGAL ACNE

Gue sih hanya memberi sedikit tips yah gaes dan just in case you had that maybe this would be help you hehehehehe. Gue ngga akan merekomendasikan produk skincare, just basic things yang mungkin kalian sebenarnya tahu namun tidak terlalu sadar hehe. Jadi, ini adalah hal-hal yang gue lakukan saat gue mengalami jerawat atau fungal acne dan juga langkah-langkah yang dilakukan sebelum treatment fungal acne dengan skincare yang akan dibeli, berikut adalah tips ala gue :

  • Paling pertama adalah tahu tipe kulit kalian dan juga kondisi kulit yang kalian alami. INI PENTING! Jangan sampai salah melakukan treatment atau salah dalam membeli skincare yang padahal bukan untuk jenis kulit kalian πŸ˜•. Apakah kulit kalian kering, berminyak atau kah tipe sensitive, kalian harus tahu dulu. KULIT BADAN DAN KULIT MUKA BEDA yah gaes please jangan disamakan huhu. Sekarang ini kan sudah banyak banget informasi mengenai cara mengetahui jenis tipe kulit wajah kita jadi always do research before you want to do on the next step treatment on your face.
  • Setelah tahu jenis tipe kulit kita, penting untuk mengetahui ingredients skincare yang akan kita gunakan dan juga kira-kira adakah faktor lain yang menyebabkan MENGAPA jerawat kita tidak lekas sembuh. Adakah karena faktor makanan, obat-obat an, kondisi lingkungan/udara (Ph Balance) atau kah skincare yang kita gunakan atau mungkin faktor dari hormonal kita. PENTING untuk tahu masalah itu juga karena dengan lebih memahami kondisi kulit sendiri kita jadi lebih aware untuk tidak memakai/memakan sesuatu yang mungkin bisa mempengaruhi kondisi kulit kita dan mungkin bisa me-minimize agar tidak bertambah parah lagi kondisi kulit kita yang berjerawat atau sedang ada fungal acne. 
  • STOP IMPULSIF dan STOP untuk mendengarkan omongan orang/iklan, ini sih yang gue alami sendiri impulsif dan terlalu mendengarkan berbagai sumber info mengenai SKINCARE apa yang bagus untuk penderita fungal acne. Gue beli ini dan itu yang akhirnya malah NGGA COCOK di gue malah makin parah dan memperburuk keadaan, pas 2018 itu gue mungkin kena tegur hehe dan akhirnya tobat HAHA. Intinya saat ada yang bilang suatu produk ini bagus yah jangan di telan mentah-mentah, harus on research terlebih dahulu apakah produk yang direkomendasikan ini bagus dan apakah cocok dengan kondisi kulit kita. Yha intinya kalian juga kalau gue review dan gue bilang bagus juga harus on research dulu sebelum benar-benar membeli produknya HAHA.
  • STOP LAYERING SKINCARE, saat tahu kondisi gue yang sudah amburadul pas kemarenan gue pakein muka gue dengan berbagai skincare yang gue punya, yha kalian tahu lah apa yang terjadi malah makin bikin kondisi muka gue jadi tambah amburadul. Untuk case kalian yang punya Fungal Acne better sih jangan dulu untuk layering skincare ala-ala koreya nya. Karena seperti yang gue bahas Fungal Acne terjadi karena kelembaban udara dan kalau kalian melakukan skincare ala koreya yah you know lha what happen next. Penggunaan sheet mask juga yah sebaiknnya dihindari terlebih dahulu, apabila kondisi wajah mulai membaik baru deh boleh pakai sheet mask tapi better sih intensitasnya dikurangi.
  • ISTIRAHATKAN MUKA, sama halnya seperti badan kita apabila kulit muka terlalu banyak di temploki dengan berbagai treatment/skincare mungkin juga akan bereaksi dan reaksinya dengan ditandai dengan jerawat. Jadi, ada baiknya apabila kita sejenak untuk mengistirahatkan kulit wajah kita dengan tidak memakai produk unggulan skincare yang biasa kita pakai. Di gue sih ini lumayan ngaruh yah, saat gue mulai frustasi karena mulai bertambah banyak jerawatnya gue langsung panik dan malah jadi memakai banyak skincare. Pas gue mulai putus asa gue mencoba tidak memakai skincare apapun selama seminggu dan hasilnya kulit muka gue malah lumayan membaik huhu πŸ˜•, mungkin memang harus taking a rest for a while gitu kali yah huhu.
  • Buat jadwal skincare rutin, ini yang gue lakukan saat ini dan sudah banyak juga sih yang share kalian bisa banget coba cara ini. Untuk gue pribadi cara ini yang lumayan efektif, gue sih ngga bikin jadwalnya di kertas atau di notes gitu sih. Tapi se-mood gue mau pakai skincare apa di hari senin - minggu, dan di hari dimana misalnya mau pakai step ala koreya yang layering biasanya cukup 1 atau 2 kali aja dalam seminggu.
fungal acne
Contoh saja yah gengs hehe
  • Memperhatikan kebersihan seprei untuk tidur dan juga tidak tidur miring kanan/kiri, Jujur sih untuk gue pribadi masih cukup sulid haha. Tapi untuk sekarang sudah mulai untuk mencuci seprei khusus bantal setiap 5 harian atau semingguan. Yah kalau kalian rajin si bisa tiap hari hahaha, tapi kalau gue si jyujyur masih malas haha. Posisi tidur juga mempengaruhi apalagi kalau kalian malas untuk cuci seprei bantal secara berkala, karena pastinya terdapat jamur atau bakteri yang hinggap dan cukup mempengaruhi kondisi muka terutama yang masih lengket akibat pemakaian skinacare. Oleh karena itu perlu diperhatikan setelah pakai skincare ada baiknya jangan langsung tidur dan di tunggu dulu sampai meresap kira-kira 15 atau 30 menit lah agar kondisi muka tidak lengket saat tidur.
  • Treatment untuk Fungal Acne apabila saat sedang gatal dengan memakai Betadine Skin Cleanser Antiseptic, ini bukan karena ada covid-19 yah hehe. Tapi kalau lagi gatal gue biasanya pakai ini, sebenernya sih ini gue pakai karena waktu itu cukup gatal di area jidat gue dan gue baru inget kalau punya ini pas waktu itu gue kena cacar dan masih ada sisa. Cara pakainya kalau gue pas mandi area muka gue balurin pakai ini ngga usah banyak-banyak sih 3 tetes kayanya cukup, setelah itu didiamkan sambil kita mandi after selesai mandi baru deh kita bilas pakai air dan kita bersihkan dengan facial foam. Di gue sih ini cukup ngaruh dan membantu untuk mengurangi rasa gatal. Ini bukan untuk healing yah gaes ibaratnya tuh kaya disinfektan lah hehe untuk menghempas jamur-jamur di muka yang bikin gatal.
Source : Google

Sebenernya banyak banget artikel dan juga berbagai macam informasi yang berseliweran tentang Fungal Acne dan cukup banyak juga yang membahas ini secara mendetail tentang apa saja do's and dont's yang harus dilakukan para penderita Fungal Acne. Kalau saran gue sih selalu research informasi apapun yang ada, apalagi dengan adanya media sosial yang ada, mesti kudu bener-bener selektif dalam memahami informasi yang kita dengar atau kita lihat. Karena dengan kita mengkaji ulang kembali hal-hal seperti itu kita jadi lebih tahu apa saja yang harus dan tidak harus dilakukan untuk yang punya jerawat atau fungal acne. Semoga juga tidak menjadi IMPULSIF hehe, agar bisa melihat kembali review-review yang ada dan jangan sampai memperparah kondisi akibat kebodohan diri sendiri πŸ˜€(kayanya buat gue sih ini hahaha).
Segini dulu cerita-cerita tentang Fungal Acne-nya, If I had a mistakes about this feel free buat kasih masukan di kolom komentar hehe.

karinaherdani

Source : 
Popmama.com
Simple skincare science blog
Liah yoo (youtube)
NCBI (US National for Biotechnology Center)

You May Also Like

2 comments